Marcelino P.G Siboro
IX-3

BADMINTON


 Bulu tangkis atau badminton merupakan suatu olahraga yang menggunakan alat yang berbentuk bulat dengan memiliki rongga-rongga di bagian pemukulnya. Dan memiliki gagang. Alat ini dikenal dengan nama raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan bulu tangkis, yaitu kok (shuttlecock) melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.


Kemungkinan sejarah badminton berawal dari mesir. Cabang olahraga ini telah membawa banyak prestasi bagi bangsa.


Sejumlah momen berharga, mulai dari kemenangan Susi Susanti pada olimpiade 1992 di Barcelona sampai sumbangan medali emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada Olimpiade Tokyo 2020 turut mewarnai sejarah bulu tangkis di Indonesia.

SEJARAH BADMINTON

Permainan bulu tangkis diperkirakan berasal dari permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok. Hanya saja, permainan tersebut dimainkan tanpa raket. Tujuan permainan tersebut adalah menjaga agar kok tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa bantuan tangan.

Sementara itu, di Inggris, tepatnya pada zaman pertengahan, banyak anak-anak yang mulai bermain Battledores dan Shuttlecocks. Dalam sejarah bulu tangkis, Inggris membawa permainan ini ke Negeri Sakura, Jepang, Cina, dan Thailand. Sejak saat itu, permaian ini menjadi populer di kalangan anak-anak.

Bulu tangkis secara komptetitif pertama kali dibawakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19. Saat itu, mereka menambahkan net dan memainkannya secara bersaing. Kemudian, para tentara membawa kembali permainan itu ke Inggris pada 1850an.

Badminton sendiri memiliki kejuararaan tingkat dunia yaitu THOMAS CUP. Kejuaraan bulu tangkis internasional untuk nomor beregu pria yang diadakan setiap dua tahun sekali.


ATURAN

1. Peraturan Angka/Poin

Ada beberapa macam penilaian dalam permainan bulu tangkis, antara lain:

  • Dalam permainan bulutangkis dalam nomor ganda atau tunggal, terdiri atas 21 angka. Misalnya, kedua pihak dapat angka sama, yaitu 20-20, selisih poin harus 2. Misalkan kamu meraih angka 21 terlebih dahulu dan lawanmu mendapat angka 20, kamu belum keluar sebagai pemenang. Kamu akan menjadi pemenang jika selisih angkamu dan tim lawan adalah 2, menjadi 22-20. Angka maksimal tiap game adalah 30. Untuk itulah apabila terjadi poin 29-29, pemenangnya adalah pemain yang terlebih dulu mencapai angka 30.
  • Permainan dalam olahraga bulutangkis, nomor tunggal maupun nomor ganda, terdiri dari 3 set. Jika timmu memenangkan 2 set langsung, tidak akan ada tambahan set ketiga. Jika timmu menang pada set pertama dan kalah pada set kedua, ada tambahan satu set yang biasa disebut rubber game. Set ketiga adalah set penentuan, di mana yang menang pada set ketiga berarti keluar sebagai pemenangnya.

2. Peraturan Nomor Tunggal

Peraturan untuk nomor tunggal permainan bulutangkis adalah sebagai berikut:

  • Permainan akan melakukan servis dari atau menerima servis dari bidang servis kanan, hanya bila nilai pelaku servis adalah 0 atau angka genap pertandingan seperti nilai 2, 4, 6, dan seterusnya. Servis dilakukan dan diterima dari bidang servis kiri bila nilai pelaku servis merupakan angka ganjil seperti 1, 3, 5, dan seterusnya.
  • Kedua pemain yang bermain akan mengubah bidang servis tempat masing-masing pemain itu berdiri setiap kali sebuah poin dihasilkan dalam setiap pertandingan.

3. Peraturan Nomor Ganda

Sementara untuk nomor ganda, aturannya sebagai berikut:

  • Sebelum pertandingan dimulai, telah ditetapkan pihak mana yang akan melakukan servis pertama kali. Pemain di bidang servis kanan akan memulai pukulan servis ke arah lawan yang berdiri secara diagonal di hadapannya.
  • Pukulan servis pertama yang dilakukan selalu dilakukan dari bidang servis kanan.

Hanya pemain yang menjadi berdiri secara diagonal di hadapan pemain yang servis, yang dapat menerima bola atau shuttlecock. Jika shuttlecock hasil servis tersentuh atau dipukul oleh pemain pasangannya atau yang tidak berhadapan dengan si pemain yang melakukan servis, pihak yang servis mendapat angka.


4. Kesalahan Pemain

Ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan pemain ketika melakukan servis. Kesalahan yang dilakukan pemain yang berada pada sisi dalam lapangan atau pemain yang melakukan servis akan menggagalkan servis yang dilakukannya dan akan menambah poin bagi tim lawan.

Jika kesalahan dilakukan oleh pemain yang berada di sisi luar atau sisi lapangan yang menerima servis, poin akan didapatkan bagi yang melakukan servis.

Kesalahan-kesalahan dalam servis yang biasanya dilakukan pemain, sebagai berikut:

  • Ketika pemain melakukan servis, posisi shuttlecock pada saat disentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melakukan servis atau satu di antara bagian dari kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari satu di antara bagian tangan pelaku servis yang memegang raket ketika shuttlecock disentuh raket. Jika hal ini terjadi, service judge akan meneriakkan foul dan pemain lawan yang akan mendapatkan poin atau nilai.
  • Saat pemain melakukan servis, shuttlecock jatuh ke bidang servis yang salah. Jatuhnya shuttlecock tidak berada di posisi yang berdiagonal dengan pemain yang melakukan servis; atau jatuh di depan garis servis pendek; atau jatuh di belakang garis servis panjang; atau jatuh di luar garis batas samping lapangan. Jika shuttlecock jatuh di depan garis servis pendek, pemain dapat membiarkan saja tanpa memukul shuttlecock. Jika shuttlecock keluar, poin akan didapatkan oleh pemain yang menerima servis tersebut.
  • Kesalahan yang selanjutnya adalah kaki pelaku servis tidak berada dalam bidang servisnya, atau kaki penerima servis tidak berada dalam bidang servisnya yang terletak bersebarangan diagonal.
  • Sebelum atau ketika melakukan servis, salah seorang pemain melakukan gerak tipu atau pura-pura atau secara sengaja mengejutkan lawannya dan memecahkan konsentrasi dari pemain yang lawannya, hal ini juga termasuk jenis pelanggaran.
  • Pada servis atau sedang reli, shuttlecock mengenai badan pemain, jatuh ke luar lapangan dan mengenai net. Maka, ini termasuk kesalahan dan poin akan diberikan kepada tim lawan.





Teknik Dasar Bulu Tangkis

1. Memegang Raket (Grip)

  • Backhand Grip

Teknik backhand grip dapat dilakukan dengan cara menggenggam tangkai raket, lalu memosisikan ibu jari di belakang tangkai dan menekannya seolah-olah ibu jarilah yang menjadi penyokong raket.

  • Forehand Grip

Jika teknik backhand grip menggunakan ibu jari sebagai penyokong utama, teknik forehand grip menggunakan jari telunjuk, tengah, manis, dan kelingking sebagai penyokongnya. Umumnya, teknik ini dilakukan untuk gerakan permainan yang lincah.

  • Combination Grip

Teknik ini menggabungkan berbagai jenis teknik pegangan yang ada. Cara melakukannya, yaitu genggam raket seperti biasa, lalu posisikan jari telunjuk ke arah ujung raket.

Sementara itu, ibu jari menyokong tangkai raket dan sisa jari lainnya diposisikan di bagian bawah tangkai.


2. Sikap atau Posisi Tubuh (Stance)

  • Posisi Menyerang (Attacking Stance)

Untuk menerapkan posisi menyerang, gerakkan tubuhmu ke dekat garis-garis lapangan atau area serang dan lebarkan kuda-kuda kakimu.

Setelah itu, angkat kedua lenganmu untuk menyiapkan kekuatan dan daya pukul.

  • Posisi Bertahan (Defensive Stance)

Untuk menerapkan posisi bertahan, kamu harus mengarahkan tubuhmu menghadap net dan memosisikan raket di depan pinggang/perut.

  • Posisi Melawan/Membalikkan Netting (Net Stance)

Net stance biasanya dilakukan ketika lawanmu tampak ingin melakukan netting. Untuk mengantisipasi netting, kamu harus berada di dekat net.

Setelah itu, raket perlu diposisikan di depan tubuhmu, sementara tubuhmu dimajukan sedikit agar kamu siap melakukan lompatan ke depan.


3. Gerak Kaki (Footwork)

4. Servis (Serve)

teknik dasar bulu tangkis

Servis adalah teknik dasar yang juga tidak penting untuk dipelajari. Apalagi, gerakan servis merupakan penanda bahwa permainan telah berlangsung.

Terdapat dua servis yang dapat dilakukan, yakni servis atas dan servis bawah. Berikut penjelasannya:

  • Servis Atas (High Serve)

Servis atas dilakukan dengan cara memukul kok menggunakan raket  yang posisinya di atas bahu atau kepala. Biasanya, laju kok akan cenderung horizontal

  • Servis Bawah (Low Serve)

Servis bawah dilakukan dengan cara memukul kok menggunakan raket yang posisinya di bawah bahu atau dada. Biasanya, laju kok akan cenderung melambung.


5. Smash

teknik dasar bulu tangkis

Teknik ini merupakan pukulan serangan terkuat yang terdapat di dalam permainan bulu tangkis. Seperti namanya, teknik ini benar-benar men-smash kok ke area target atau tubuh lawan.

Di samping itu, terdapat tiga tipe teknik smash yang dapat dilakukan, yakni forehand smashbackhand smash, dan jumping smash.

  • Forehand Smash

Teknik forehand smash adalah pukulan kok kuat yang dilakukan di atas kepala.

  • Backhand Smash

Teknik backhand smash merupakan salah satu teknik yang paling sulit dilakukan di dalam permainan badminton, bahkan para profesional saja kesulitan melakukannya.

Untuk melakukan teknik ini, kamu harus menggunakan teknik genggaman backhand grip, lalu melepaskan pukulan yang kuat.

  • Jumping Smash

Sebenarnya, teknik ini merupakan teknik forehand smash yang dilakukan dengan lompatan saja. Cara memukulnya masih sama dengan teknik forehand smash.


MATERI LAINNYA:

1. TUTORIAL MENJADI BEK

2. SEJARAH PRAMUKA DI INDONESIA

3.  TUTORIAL MAGIC CHESS

4. MENJADI BEK DAN STOP BULLY

5. SEPEDA

Komentar

Posting Komentar